Rabu, 30 Juli 2008

TUGAS 4 FILSAFAT UMUM

Teori dan pemikiran Aristoteles tentang etika dan negara.


Tentang etika



Aristoteles mempunyai perhatian yang khusus terhadap masalah etika. Karena etika bukan diperuntukan sebagai cita-cita, akan tetapi dipakai sebagai hukum kesusilaan. Menurut pendapatnya, tujuan tertinggi hidup manusia adalah kebahagiaan (eudaimonia). Kebahagiaan adalah suatu keadaan di mana segala sesuatu yang termasuk dalam keadaan bahagia telah berada dalam diri manusia. Kebahagiaan manusia yang tertinggi adalah berpikir murni.


Tentang Negara

Menurut Aristoteles, negara akan damai apabila rakyatnya juga damai. Negara yang paling baik adalah negara dengan sistem demokrasi moderat, artinya sistem demokrasi yang berdasarkan Undang-Undang Dasar.


Filsafat Skolastik serta pendapat dari 5 tokohnya.

Aliran skolastik merupakan filsafat yang berkaitan dengan sekolah yang bercorak khas filsafat abad pertengahan. Filsafat ini mempunyai corak semata-mata agama, filsafat yang mengabdi kepada teologi, atau filsafat yang rasional memecahkan persolan-persoalan mengenai berpikir, sifat ada, kejasmanian, kerohanian, baik buruk, filsafat yang termasuk jajaran pengetahuan kodrat, akan dimasukkan ke dalam bentuk sintesa yang lebih tinggi antara kepercayaan dan akal, filsafat Nasrani, karena banyak dipengaruhi oleh ajaran gereja.

Tokohnya :

1. Augustinus (354-430)

Menurutnya, dibalik keteraturan dan ketertiban alam semesta ini pasti ada yang mengendalikan, yaitu Tuhan. Kebenaran mutlak ada pada ajaran agama. Kebenaran berpangkal pada aksioma bahwa segala sesuatu diciptakan oleh Allah dari yang tidak ada (creatio ex nihilo). Kehidupan yang terbaik adalah kehidupan bertapa, dan yang terpenting adalah cinta pada Tuhan.

2. Peter Abelardus (1079-1142)

Ia menginginkan kebebasan berpikir dengan membalik diktum Augustinus-Anselmus credo ut intelligam dan merumuskan pandangannya sendiri menjadi intelligo ut credom (saya paham supaya saya percaya). Peter Abelardus memberikan status yang lebih tinggi kepada penalaran dari pada iman.

3. Thomas Aquinas (1225-1274)

Menurutnya, pengetahuan berbeda dengan kepercayaan. Pengetahuan didapat melalui indera dan diolah akal. Namun, akal tidak mampu mencapai realitas tertinggi yang ada pada daerah adikodrati. Ini merupakan masalah keagamaan yang harus diselesaikan dengan kepercayaan. Dalil-dalil akal atau filsafat harus dikembangkan dalam upaya memperkuat dalil-dali agama dan mengabdi kepada Tuhan.

4. William Ockham (1285-1349)

Ia merupakan ahli pikir inggris yang beraliran skolastik.

Menurut pendapatnya, pikiran manusia hanya dapat mengetahui barang-barang atau kejadian-kejadian individual. Konsep-konsep atau kesimpulan-kesimpulan umum tentang alam hanya merupakan abstaksi buatan tanpa kenyataan. Pemikiran yang demikian ini, dapat dilalui hanya lewat instuisi, bukan lewat logika. Disamping itu, ia membantah anggapan skolastik bahwa logika dapat membuktikan doktrin teologis.

5. Nicolas Cusasus

Ia merupakan tokoh pemikir yang berada paling akhir masa skolastik. Menurut pendapatnya, terdapat tiga cara untuk mengenal, yaitu lewat indra, akal, instuisi. Dengan indra kita akan mendapatkan pengetahuan tentang benda-benda berjasad, yang sifatnya tidak sempurna. Dengan akal kita akan mendapatkan bentuk-bentuk pengertian yang abstrak berdasar pada sajian atau tangkapan indra. Dengan instuisi kita dapat mendapatkan pengettahuan yang lebih tinggi. Hanya dengan instuisi inilah kita akan dapat mempersatukan apa yang oleh akal tidak dapat dipersatukan.


Tokoh filosofi di zaman Renaissance.

1. Leonardo da Vinci

Nama Leonardo da Vinci bukanlah nama yang asing bagi kebanyakan orang. Apalagi setelah novel Dan Brown, The Da Vinci Code menghebohkan, sekaligus sukses menggoyangkan iman sebagian orang Kristen.

Namun, di balik semua itu, siapakah sosok Leonardo da Vinci ini? Sebagian orang mungkin akan menyebut dirinya sebagai seorang seniman. Buktinya adalah sejumlah lukisan, termasuk yang disebutkan dalam novel kontroversial tersebut, The Last Supper. Ada juga Mona Lisa yang terkenal itu. Tapi ada juga yang menyebutkan kalau ia bisa dikelompokkan dalam kategori ilmuwan. Ide-idenya yang brilian seperti pesawat terbang justru sudah dipikirkan olehnya, meski baru terwujud pada abad ke-20.

Leonardo berasal dari sebuah keluarga yang cukup mapan. Meskipun ibunya, Caterina di Piero, hanyalah seorang putri petani, ayahnya, Pietro d'Antonio da Vinci adalah seorang notaris di kota Florence. Ia dilahirkan di Anchiano, kota tempat tinggal leluhurnya selama sekitar dua ratus tahun, pada 14 April 1452.

Leonardo da Vinci menetap di Chateau de Cloux atas undangan Raja Francis I sejak 1516. Lalu pada tahun 1517, Leonardo da Vinci menerima kunjungan Kardinal Louis Aragon. Kepada kardinal inilah ia menunjukkan karyanya yang terakhir. Ia terus menetap di Chateau de Cloux sampai akhirnya meninggal pada 2 Mei 1519. Ia dimakamkan di Gereja St. Florentin di Amboise. Tidak ada catatan mengenai penyebabnya


2. Machiavelli

Machiavelli lahir tahun 1469 di Florence, Italia. Ayahnya, seorang ahli hukum, tergolong anggota famili terkemuka, tetapi tidak begitu berada. Selama masa hidup Machiavelli (pada saat puncak-puncaknya Renaissance Italia) Italia terbagi-bagi dalam negara-negara kecil, berbeda dengan negeri yang bersatu seperti Perancis, Spanyol atau Inggris. Karena itu tidaklah mengherankan bahwa dalam masanya Italia lemah secara militer padahal brilian di segi kultur.

Di kala Machiavelli muda, Florence diperintah oleh penguasa Medici yang masyhur, Lorenzo yang terpuji. Tetapi Lorenzo meninggal dunia tahun 1492, dan beberapa tahun kemudian penguasa Medici diusir dari Florence; Florence menjadi republik (Republik Florentine) dan tahun 1498, Machiavelli yang berumur dua puluh sembilan tahun peroleh kedudukan tinggi di pemerintahan sipil Florence. Selama empat belas tahun sesudah itu dia mengabdi kepada Republik Florentine dan terlibat dalam pelbagai missi diplomatik atas namanya, melakukan perjalanan ke Perancis, Jerman, dan di dalam negeri Italia.


3. Michelangelo

Lahir di Caprese, Itali tahun 1475, kira-kira empat puluh mil dari Florence. Dari kecil bakatnya sudah tampak jelas, dan di umur tiga belas dia magang pada pelukis kenamaan Shirlandaio di Florence. Setahun sesudah itu dia tinggal di istana Medici milik Lorenzo, penguasa Florence yang bertindak selaku pelindungnya. Sepanjang kariernya bakat besar Michelangelo tak diragukan lagi. Dia sering sekali dipercaya baik oleh para Paus maupun tokoh duniawi merancang dan membuat karya seni. Meski dia tinggal di banyak tempat, sebagian terbesarnya dihabiskan di Roma dan Florence. Meninggal dunia di Roma tahun 1564, tak lama sesudah usianya lewat delapan puluh sembilan tahun. Setua itu, tak sekalipun pernah kawin.

Tak pelak lagi, tokoh terdepan dalam seni visual dalam sejarah adalah budayawan besar masa "Renaissance," Michelangelo. Bukan kepalang briliannya selaku pelukis, pemahat dan arsitek, meninggalkan hasil karya yang mempesona tiap orang yang melihatnya selama lebih dari empat abad. Karyanya secara mendalam mempengaruhi perkembangan seni lukis dan pahat Eropa sesudahnya.

Kendati dia tidak segenius Leonardo da Vinci angkatannya yang lebih tua, keserbabisaan dan kebolehan Michelangelo tetap amat mempesona. Dialah satu-satunya seniman, yang sanggup mencapai puncak prestasi dalam dua bidang yang berbeda. Selaku pelukis dia berada hampir di puncak, baik dari segi kualitas keindahan karyanya maupun pengaruhnya terhadap pelukis-pelukis yang datang belakangan. Fresko besar yang menghiasi dinding atas gereja Sistine di Roma merupakan --tidak bisa tidak-- kreasi seni terbesar sepanjang jaman. Tetapi, Michelangelo sendiri menganggap dirinya pertama-tama seorang pemahat, dan banyak kritikus yang menganggapnya pemahat terbesar yang pernah hidup. Patung "Daud" dan "Musa"-nya --misalnya-- dan "Pieta" yang mashur merupakan hasil karya seni yang tak terlampaui.

Michelangelo juga seorang arsitek besar. Salah satu hasil kerja besarnya di bidang ini adalah rancangan gereja Medici di Florence. Selama beberapa tahun dia juga jadi kepala arsitek gereja St. Peter di Roma. Micheangelo banyak membikin sajak selama hidupnya, sekitar 300 sajak dapat ditemukan. Soneta-sonetanya dan sajak-sajak lain diterbitkan sesudah matinya. Kesemua sajak-sajaknya itu mencerminkan jelas corak kepribadiannya, dan Michelangelo memang menunjukkan dirinya penyair berbakat.

TUGAS 3 FILSAFAT UMUM

Pemikir-pemikir Yunani yang terkenal antara lain:

a. Socrates (469-399 SM)

Socrates mencurahkan filsafat pada manusia. Dia memisahkan alam dengan manusia dan langit dengan bumi. Socrates adalah orang yang suka berfilsafat dan tidak pamrih. Dia merupakan salah satu bangsa Sofis yang terkenal. Scorates menolak kebenaran relatif karena dianggap tidak obyektif. Menurut pandanganya, manusia bersifat kompleks sehingga menjadi sasaran sumber filsafat olehnya. Socrates selalu bertemu dengan orang-orang dan bertanya. Ajarannya adalah mencari kebenaran dengan menggunakan metode diskusi (deialektika). Dengan diskusi, akan diperoleh suatu spekulasi. Hipotesis bukanlah statement umum melainkan alat untuk membuka kedok.

“Keutamaan adalah Pengetahuan”. Menurut Socrates, jiwa manusia perlu diutamakan menjadi sesuatu yang utama (sehat, pintar, bermoral) Eudaminda. Inilah yang membuatnya mempunyai jiwa yang teguh. Retorik atau bahasa adalah sumber utama kebenaran sehingga bahasa harus diinteraksikan.

b. Plato (427-327 SM)

Plato adalah murid Socrates. Plato merupakan pemikir baik dan terbesar. Beliau pernah mengembara ke Sisilia. Beliaulah yang mendirikan “Akademia”. Plato lebih professional daripada Socrates. Pemikiran Plato terbagi menjadi lima tahapan:

- Pemikiran pada masa muda.

- Pemikiran pada tahan peralihan.

- Pemikiran pada karya dan ide.

- Pemikiran pada tahap kritis (masa tua).

- Pemikiran pada Apologi.

Menurutnya, dunia dibagi menjadi dua yaitu indrawi dan supra indrawi dan hal-hal yang ada di dunia tidak hanya sesuatu yang berubah tetapi ada yang tetap. Ada beberapa kebenaran yang bersifat umum. Karya adalah untuk mencari sumber kebenaran yaitu berupa ide dan filsafat ide. Menurut Plato, sumber inspirasi menciptakan kebenaran “ide” konsep yang ada dalam otak manusia. Kebenaran adalah pengabstraksian dari ide yang sinkron dengan rasio. Ide adalah melihat dunia sebagai fenomena yang tampak dan ide selalu mencari abstraksi menjadi sesuatu yang konkret. Ia mengutamakan keadilan harus sesuai dengan proposi. Negara ditulis sebagai politica dan republicia.

c. Aristoteles (384-322 SM)

Aristoteles adalah murid Plato. Dia meninggalkan Akademia dan kemudian pergi ke Asia kecil. Dia membuka “lyceum” dan berperan sebagai penasehat pangeran Alexander-Macedonia. Dia banyak menguasai bidang ilmu diantaranya: logika, fisika, psikologi, biologi, metafisika, etika, dan politik. Perkembangan pemikiranya dibagi menjadi tiga tahap:

> Ketika di Akademia : penerus Plato tentang ide.

> Ketika di Assos : Kritik terhadap Plato.

> Ketika di Athena : perubahan pemikiran dari bentuk spekulasi ke empiris.

Merurut Plato, sebagai dasar untuk mencari kebenaran adalah logika “karya oraganon”. Sumber kebenaran adalah logika dan yang benar adalah yang seharusnya (harus bersifat normatif). Pengetahuan kebenaran ada struktur hierarkisnya atau terkategori. Misalnya badak, burung, singa terkategori sebagai binatang. Sedangkankan melati, mawar, lili adalah bunga. Hipotesis diambil dari penakaran yang terdiri dari dua pertimbangan sehingga timbul pertimbangan ke tiga (silogisme).

d. Thales

Menurut pendapatnya, sebagai arche (asas pertama dari alam semesta) adalah air. Katanya, semua berasal dari air, dan semuanya kembali menjadi air. Bahwa bumi terletak diatas air, dan bumi merupakan bahan yang muncul dari air dan terapung diatasnya.

e. Anaximandros

Pemikirannya, dalam memberikan pendapat tentang arche (asas pertama alam semesta), ia tidak menunjuk pada salah satu unsur yang diamati oleh indra, tetapi ia menunjuk dan memilih sesuatu yang tidak dapat diamati oleh indra, yaitu to apeiron, sebagai sesuatu yang tidak terbatas, abad sifatnya, tidak berubah-ubah, ada pada segala-galanya, dan sesuatu yang paling dalam.

Kamis, 17 Juli 2008

TUGAS 2 FILSAFAT UMUM

I. Makna tentang

ü Philos : cinta

ü Shopos : Kebijaksanaan, pengetahuan dan hikmah.

ü Philei : Cinta, mencintai

ü Shopia : Kebijaksanaan atau hikmat

Cinta artinya hasrat yang besar atau yang berkobar-kobar atau yang sungguh-sungguh.

Kebijaksanaan artinya kebenaran sejati atau kebenaran yang sesungguhnya. Filsafat berarti hasrat atau keinginan yang sungguh akan kebenaran sejati.

Demikian arti filsafat pada mulanya. Menurut dari asal katanya pengertian filsafat terdiri dari kata filos(philos) yang artinya cinta dan solfiah yang artinya kearifan/kebijaksanaan. Filsafat berasal dari bahasa Yunani “Philosophia” yang mempunyai arti cinta akan kebijaksanaan/kearifan. Sedangkan bila kita berfilsafat mempunyai pengertian berpikir secara mendalam tentang hakekat segala sesuatu dengan cara mencari makna yang paling mendalam / makna sesungguhnya.

II.Untuk apa kita (akademis) belajar tentang filsafat?

Menurut saya, dari awal sudah diketahui arti yang paling dasar dari filsafat yang terkenal dikalangan mahasiswa, filsafat adalah memperdalam sesuatu yang sudah kita pelajari. Dalam artian apa-apa yang diberikan para dosen tidak kita terima secara mentah-mentah tetapi kita para mahasiswa harus mencari lagi dari buku-buku atau dari sumber lain.

0 komentar

TUGAS 1 FILSAFAT UMUM

I. Sigmun Freu

Stuktur kepribadian manusia itu terdiri dari id, ego, dan superego.

a. Id
Id
adalah struktur paling mendasar dari kepribadian yang berisi implus agresif dan libinal, sistem kerjanya tidak sadar "alam bawah sadar", dengan prinsip kesenangan demi memperoleh kepuasan dorongan primitif.
Dari pernyataan Sigmun Freud di atas, maka kita dapat berfilsafat, yaitu bahwa id terletak di dalamalam bawah sadar, id itu sendiri sudah ada sejak manusia lahir yang merupakan sumber utama dari energipsikis dan tempat timbulnya insting. Id itu sendiri tidak memiliki organisasi, buta, dan banyak tuntutan dengan selalu memaksakan kehendaknya.

b. Ego
Ego
adalah strutur kepribadian yang mengontrol kesadaran dan mengambil kepuusan atas perilaku manusia.
Dari pernyataan Sigmun Freud di atas, maka kita dapat berfilsafat, yaitu bahwa ego ini muncul disebabkan oleh kebutuhan dari suatu organisme, seperti manusia lapar yang butuh makan. Jadi,
lapar adalah kerja Id dan yang memutuskan untuk mencari dan mendapatkan serta melaksanakan itu adalah kerja ego

c. Superego
superego
adalah yang memegang keadilan atau sebagai filter dari kedua sistem kepribadian, sehingga tahu benar-salah, baik-buruk, boleh-tidak dan sebagainya. Di sini superego bertindak sebagai sesuatu yang ideal, yang sesuai dengan norma-norma moral masyarakat.
Dari pernyataan Sigmun Freud di atas, maka kita dapat berfilsafat, yaitu bahwa superego dimiliki oleh manusia seutunya, karena superego mengalamai perkembangan lebih lajut dari id dan ego, yakni kemampuan untuk berpikir dan mampunyai perasaan atau peka, sehingga memiliki rasa keingintahuan yang besar.

II. Maslow

Lima (5) kebutuhan dasar Maslow di susun berdasarkan kebutuhan yang paling penting hingga yang tidak terlalu krusial:

1. Kebutuhan Fisiologis
Contohnya adalah: Sandang/pakaian, pangan/makanan, papan/rumah, dan kebutuhan biologis seperti; buang air besar, buang air kecil, bernafas, dan lin sebagainya.
2. Kebutuhan Keamanan dan Keselamatan
Contoh seperti: Bebas dari penjajahan, bebas dari ancaman, bebas dari rasa sakit, bebas dari teror, dan lain sebagainya.
3. Kebutuhan Sosial
Misalnya adalah: memiliki teman, memiliki keluarga, kebutuhan cinta dari lawan jenis, dan sebagainya.
4. Kebutuhan Penghargaan
Contoh: pujian, pigam, tanda jasa, hadiah, dan banyak lagi lainnya.
5. Kebutuhan Aktualisasi Diri
Adalah kebutuhan dan keinginan untuk bertindak sesuka hati sesuai dengan bakat dan minatnya.
Dari lima teori Maslow di atas, maka dapat kita ketahui bahwa kebutuhan ynag sangat mendasar dalam hidup ini yaitu Kebutuhan Fisiologis, yakni kebutuhan akan sandang, pangan, dan papan. Kebutuhan ini timbul sejak seorang manusia lahir hingga meninggalnya. Tanpa pemenuhan kebutuhan priper untuk fisik jasmani ini, seorang manusia tidak mungkin bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar lainnya. Terutama kebutuhan makanan dan minuman adalah kebutuhan dasar demi terpenuhinya keinginan perut, yang menjadi pusat kebutuhan fisik manusia. Kebutuhan ini dikatakan sebagai kebutuhan yang sangat mendasar karena jika kebutuhan dasar ini tidak terpenuhi, maka akan terjadi kegoncangan atau ketidakstabilan. Contoh; seseorang yang dalam keadaan lapar dan darurat akan melakukan tindaka kejahatan, seperti; mencuri, mencopet, menjambret dan bisa jadi ia membunuh demi mendapatkan sasaran yang ia tuju.